Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Identitas Asli Bjorka Terungkap, Hacker Yang Membocorkan Data-Data Indonesia

Identitas Asli Bjorka Terungkap, Hacker Yang Membocorkan Data-Data Indonesia - Beberapa Waktu yang lalu dunia maya wilayah Indonesia di hebohkan dengan kasus kebocoran data yang di sebabkan oleh seorang hacker kasus kebocoran data ini dinilai cukup besar karena data data yang bocor rata rata dari instansi pemerintahan dan beberapa perusahaan BUMN, awal dari permasalahan kebocoran data ini terungkap ketika data pelanggan PLN serta indihome dijual bebas pada forum breached.to oleh bjorka selaku pelaku dalam kasus ini kemudian kasus kebocoran data ini merambat hingga pada dokumen surat menyurat rahasia milik presiden indonesia hal ini yang membuat publik geger sehingga ini menjadi kasus besar yang ditangani oleh beberapa pihak berwenang.

Identitas Asli Bjorka Sang Hacker Yang Membocorkan Data Data Indonesia Terungkap

Selain kasus kebocoran data surat menyurat rahasia presiden kebocoran data pribadi milik mentri Menkominfo yaitu Johnny G plate juga cukup membuat publik geger pasalnya Kebocoran data ini bertepatan dengan hari ulang tahun sang ketua Kominfo yang ke-66 tahun seolah-olah hal ini di analogikan sebagai sebuah kejutan bagi Johnny G plate kebocoran data pribadi ini dilakukan dengan sebuah metode hacking yang dinamakan doxing mungkin bagi sebagian orang hal ini masih awam dikarenakan ini termasuk ranah metode hacking yang hanya dikuasai oleh beberapa orang saja juga termasuk tindak kriminalitas yang melawan hukum metode doxing sendiri merupakan sebuah cara penyebaran informasi pribadi seorang individu atau organisasi kepada publik dan menimbulkan perspektif (framing) yang salah terhadap pemilik data. Penyebaran itu dilakukan tanpa seizin pemilik data tentunya hal ini sangat merugikan korbannya pasalnya data data milik korban bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Beberapa Minggu pasca kebocoran data ini Bjorka sang hacker menantang Kominfo untuk menangkapnya setelah kabar ini mencuat tepatnya hari ini salah satu akun Instagram milik kelompok hacker asal Indonesia yaitu Volt Anonym melalui postingannya mengungkap data data pribadi sang hacker bjorka yang ternyata seorang WNI alias Warga negara indonesia. hal ini dibenarkan dengan beberapa data data yang diungkapkan pihak volt anonym pada postingannya tersebut data tersebut antara lain.

Nama: Muhammad Said Fikrianyah.

Asal: Cirebon.

Pekerjaan saat ini: Video Editor di ARTLAS.

Yap, Sang Hacker bjorka ternyata seorang wni yang berasal dari provinsi jawa barat kota cirebon hal ini di perkuat dengan opini yang di sampaikan oleh volt anonym bahwa data data bjorka dengan atas nama Muhammad Said Fikriansyah 100 persen sama tentunya hal ini juga memperkuat dugaan ini selain itu pihak volt anonym melampirkan beberapa data dari bjorka melalui sebuah file yang dapat di download.

pihak volt anonym juga menanggapi soal kebocoran data yang dilakukan oleh Bjorka menurutnya data data yang dibocorkan oleh Bjorka adalah data yang dapat di akses oleh google, pernyataan ini juga senada dengan apa yang dikatakan oleh Menkopolhukam mahfud MD yang mengatakan hal yang sama.

"Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an,". ujarnya

"Ini sama saja data dump (sampah) yang sudah banyak kadaluarsa. Ngaku gak lu!!! @muhammadsaidfikriansyah. Data lu sama data bjorka sama!!" tulis pihak Volt Anonym dalam postingannya.

Akhir kata

Terimakasih telah membaca berita Identitas Asli Bjorka Terungkap Hacker Yang Membocorkan Data Data Indonesia. semoga berita ini dapat menambah wawasan Anda Bagikan berita ini kepada teman anda di sosial media agar tidak ketinggalan berita Identitas Asli Bjorka Sang Hacker Yang Membocorkan Data Data Indonesia Terungkap. Terimakasih dan Adios amigos. Veni vidi Vici Amavi

Posting Komentar untuk "Identitas Asli Bjorka Terungkap, Hacker Yang Membocorkan Data-Data Indonesia"