Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G

Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G - Kementrian pariwisata ekonomi kreatif mengatakan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi kreatif serta industri game dalam negeri sangat membutuhkan jaringan 5G untuk menunjang banyak hal, Sandiaga Salahuddin Uno Selaku Menparekraf mengatakan bahwa hal ini dapat membantu pertumbuhan usaha kecil,mikro,menengah (UMKM) serta membantu para pengembang game tanah air untuk berinovasi mengembangkan game online kompetitif yang bisa bersaing di kancah internasional.

Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G

Seperti yang diketahui bahwa saat ini di Indonesia jaringan 5G memang sudah tersedia beberapa provider sudah dapat memancarkan sinyal 5G seperti Indosat Ooredo,Telkomsel,dan XL axiata namun jaringan 5G ini hanya tersedia di beberapa wilayah. Pada peluncuran jaringan 5G Indosat Ooredo di jawa timur Surabaya Sandiaga Uno mengatakan bahwa jaringan 5G ini harus dimaksimalkan kinerjanya agar mendorong Ekonomi Kreatif serta menciptakan lapangan pekerjaan baru dan peluang usaha digital.

"Saya ingin agar pandemi ini membawa transformasi bagi para UMKM lokal yang selama ini belum memanfaatkan teknologi dan digitalisasi," kata Sandi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Sandiaga Uno selaku Menparekraf mengatakan bahwa transaksi E-commerce Indonesia sangat meningkat pada tahun 2020 yang lalu mencapai hingga Rp 226,3 trilliun.

"Ini membuka peluang bagi para pelaku ekonomi kecil dan ekonomi mikro," ucapnya

ia juga mengatakan bahwa ekonomi digital Indonesia berkembang sangat pesat hingga sebesar 40 persen.

"Kita lihat sektor-sektor digital media justru terus meningkat di tengah-tengah pandemi," kata pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Industri video game merupakan salah satu contoh ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan pasalnya Industri ini memiliki pasar anak muda yang menyukai hal hal menarik, namun Industri video game di Indonesia masih di dominasi oleh produk luar yang menyebabkan industri video game lokal kurang diminati oleh karena itu Sandiaga uno mengatakan Industri inilah yang sangat amat membutuhkan jaringan 5G

"Gaming ini besar (industrinya) tapi masih didominasi oleh produk-produk dari luar negeri," kata Sandi.

"Kita ingin agar industri kreatif dan digital kita menumbuh kembangkan peran dari artificial intelligence dengan pendekatan baru, yaitu visual effect yang dihasilkan oleh anak-anak bangsa."

Akhir kata

Terimakasih telah membaca berita Menparekraf katakan: Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G. semoga berita ini dapat menambah wawasan Anda Bagikan berita ini kepada teman anda di sosial media agar tidak ketinggalan berita Menparekraf katakan: Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G. Terimakasih dan Adios amigos. Veni vidi Vici Amavi

Posting Komentar untuk "Ekonomi kreatif serta Game Sangat Butuhkan jaringan 5G"